Mardalena Kepala Perwakilan BKKBN Riau Apresiasi Keberhasilan Kampar Tekan Angka Penurunan Stunting : Terima Kasih Pj Bupati Kampar

Hj Mardalena, Kepala Perwakilan BKKBN Riau

BANGKINANG - Kabupaten Kampar berhasil menekan angka penurunan Stunting dari sebelumnya 14,5 persen menjadi 7,6 persen yang menjadi angka terkecil diantara 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.

Keberhasilan ini tentunya berkat kerjasama dan kerja keras semua pihak, Pj Bupati Ketua Tim Percepatan Penuruan Stuntuing (TPPS) Kabupaten Kampar, OPD terkait dan juga pihak swasta yang ikut menunjung keberhasilan dalam menekan angka stunting.

Dengan keberhasilan menekan penurunan angka Stunting ini Kampar mendapat Apresiasi dari Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Hj Mardalena yang juga hadir pada acara rembuk Stunting tahun 2024 di aula kantor Bupati Kampar Selasa (30/4).

"Kita sangat mengapresiasi keberhasilan Kampar, tentunya Pj Bupati Hambali beserta semua jajaran, OPD terkait dan juga pihak swasta yang ikut andil dalam menekan penurunan angka Stunting di Kampar hingga angka 7,6 persen,' tutur Mardalena, Jumat (3/5/2024) 

Keberhasilan ini kata Mardalena tentunya bukan hanya kerja satu orang atau satu pihak, tetapi adalah kerjasama dan kerja keras Pj Bupati sebagai Ketua Tim pengarah TPPS, OPD terkait serta pihak swasta, berkalaborasi sesuai tupoksinya masing - masing.

"Keterlibatan perusahaan sebagai Bapak Asuh dan juga lintas sektor sehingga penurunan angka Stunting di Kabupaten Kampar sangat bagus dan pada hari ini juga mendapat apresiasiasi dari Mendagri," sambung Mardalena.

Mardalena juga menyampailan ucapan terimakasih kepada Pj Bupati Kampar Hambali serta OPD terkait, lintas sektor sampai ke semua lini tak lupa juga yang dilapangan seperti, tim pendamping keluarga Stunting atau yang beresiko Stunting.

"Kita jangan lengah dengan angka 7,6 persen ini meskipun sudah dibawah target, kita tetap menyasar keluarga beresiko Stunting seperti, Ibu Hamil dan anak Balita  sehingga tidak terjadi lagi  penambahan anak Stunting di Kabupaten Kampar,"pungkas Mardalena.

(*)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait