Kadis Pertanian Kampar Rapat Bersama KP3 Bahas Pangawasan Pupuk Bersubsidi

BANGKINANG  - Pj Sekda Kampar Ahmad Yuzar SSos MT memimpin  rapat bersama Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Kampar 2024 yang di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Rabu (15/5/2024).

Rapat tersebut dihadiri Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kampar Nur Ilahiali Ali, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMK Drs H Dendi Zulhairi MSi, Plt Kabag Ekonomi Setda Kampar Purwoko, Kajari Kampar mewakili, Ketua Pengadilan Negeri mewakili, Kapolres Kampar mewakili serta tamu undangan lainnya.

Tujuan diadakannya rapat ini yaitu dapat meningkatkan kerjasama, koordinasi, dan sinergitas yang solid dari anggota KP3 Kabupaten Kampar demi tercapainya penyediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi yang benar dan tepat sasaran. Serta menjaring informasi terkait penyediaan, penyaluran, dan permasalahan peredaran pupuk dan pestisida di wilayah Kabupaten Kampar.

Pj Sekda Kampar Ahmad Yuzar menyebutkan, terkait penyediaan dan penyaluran pupuk ini harus tepat sasaran dan harus dilakukan pengawasan. Karena mencegah terjadinya penyimpangan dan dampak negatif dari peredaran dan penggunaan pupuk pestisida di wiliayah Kabupaten Kampar.

“Saya berharap distribusi pupuk bersubsidi tepat sasaran, baik dalam jumlah pupuk, harga pupuk, tempat, waktu dan mutunya,” ungkap Ahmad Yuzar.

Ahmad Yuzar mengatakan, kepada  Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Disperindag Kampar untuk memastikan distribusi dan penyaluran pupuk dapat direalisasikan sesuai dengan alokasi kebutuhan.

“Seperti diketahui, subsidi untuk pupuk yang ditanggung pemerintah ini cukup besar. Oleh sebab itu, perlu pengawasan dan pengawalan, agar penyalurannya optimal. Mulai dari produsen sampai pada pengecer di tingkat kelompok tani maupun petani,” jelas Ahmad Yuzar. 

Ahmad Yuzar mengharapkan, semoga dengan rapat ini ketersedian pupuk bersibsidi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi petani serta meningkatkan kesejahteraan petani yang ada di Kabupaten Kampar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikulura Kabupaten Kampar Ir Nur Ilahi Ali mengatakan, distribusi pupuk subsidi yang tidak tepat sasaran juga menjadi permasalahan serius. Yang seharusnya diberikan kepada petani kecil malah berakhir di tangan spekulan atau petani besar yang sebenarnya tidak membutuhkannya.

“Hal ini mengakibatkan ketimpangan sosial dan ekonomi yang lebih besar di dalam sektor pertanian, ada pula permasalahan terkait dengan kualitas pupuk subsidi yang disediakan. Pupuk yang tidak memenuhi standar kualitas yang ditetapkan dapat mengurangi efektivitasnya dalam meningkatkan produktivitas tanaman,’’ jelas Nur Ilahi Ali. 

Nur Ilahi Ali menambahkan, untuk itu mari bersama sama bekerja sama dalam pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi ini.  Tim KP3 selalu bergerak bagaimana pupuk ini tepat sasaran dan petaninya sejahtera.

(*)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait